Edukasi & Filosofi Lontar

Mengenal Pohon Majagau dalam Lontar Usana Bali: Simbol Bhatara Sadasiwa dan Kukus Harum

•Tim Sarining Pertiwi

Dalam khazanah pohon-pohon sakral di Bali, tumbuhan memegang peranan yang sangat vital tidak hanya dalam aspek ekologis, tetapi juga tatanan niskala (spiritual). Di antara sekian banyak jenis kayu bertuah, pohon Majagau memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan disucikan dalam tradisi masyarakat Hindu di Bali.

Berdasarkan manuskrip suci seperti Lontar Usana Bali dan Taru Pramana, pohon Majagau diyakini sebagai manifestasi atau simbol dari Bhatara Sadasiwa. Keharuman yang terpancar dari kayu ini memiliki daya magis dan religius untuk menyucikan serta menghubungkan alam manusia dengan para dewa dan leluhur.

Peran Majagau dalam Upacara Yadnya dan Agni Horta

Dalam pelaksanaan berbagai upacara suci (Manusa Yadnya maupun Pitra Yadnya), kayu Majagau kerap dibakar di dalam wadah perapian suci (padupan) sebagai sarana pemujaan. Asap harum yang dihasilkan dari pembakaran kayu ini dikenal luas dengan istilah kukus-harum.

Bahkan, dalam catatan manuskrip kuno Tatwa Witt, ketika para pandita penasihat raja melakukan ritual pembersihan bumi (*agni-horta* atau *homa-traya*), kayu Majagau menjadi salah satu komponen wajib bersama cendana dan menyan yang diletakkan di tengah kundha (perapian suci):

“Maka papanganan agni, samiddha utama, candhana, majagau, kelapa, menyan, titibakaken tengah kundha…”

Sarana Menurunkan Para Leluhur (Nedungang Hyang Sada Siwa)

Fungsi spiritual pohon Majagau juga ditegaskan dalam Lontar Gegelaran Pemangku Sangkulputih. Disebutkan bahwa keharuman asep Majagau adalah sarana utama untuk *nedungang* (menurunkan) para leluhur dan dewata agung ke tempat pemujaan.

Hal ini tercermin dalam bentang mantram sakral yang kerap dihaturkan: “Om Pukulun paduka Bhatara, manusanira aminta nugraha, ring para Bhatara malejeg maring menyan majagau…” Di mana kombinasi wangi menyan dan majagau menjadi medium penyambung aspirasi doa umat kepada Sang Pencipta.

Khasiat Majagau dalam Dunia Usadha Tradisional

Selain memiliki dimensi niskala yang kuat, Lontar Taru Pramana juga merekam kegunaan Majagau dalam aspek sekala melalui ilmu pengobatan tradisional (*Usadha*). Pohon ini dikenal berkhasiat sebagai obat alami untuk mengatasi kondisi tertentu, seperti meredakan mual-mual (*nelunelu*), menurunkan demam, mengatasi iritasi kulit, hingga membantu menjaga kesehatan saluran kencing.

Menghadirkan Kesucian Majagau Melalui Dupa Herbal

Memahami warisan luhur tersebut, ekstrak dan serbuk murni kayu Majagau kini dihadirkan dalam bentuk Dupa Majagau produksi Sarining Pertiwi. Diformulasikan secara teliti sesuai standar manuskrip Usadha Bali, dupa ini sangat ideal digunakan untuk sarana persembahyangan harian, meditasi mendalam, maupun pembersihan energi spiritual di rumah dan pekarangan Anda.

Rasakan Kesucian & Keharuman Autentik Dupa Majagau

Ingin menghadirkan energi spiritual Bhatara Sadasiwa dan ketenangan niskala di tempat Anda? Pesan Dupa Majagau asli sekarang.

Pesan & Tanya via WhatsApp

Pusat Produksi & Lokasi

Kunjungi galeri dan pusat produksi kami atau hubungi kami melalui layanan informasi di bawah ini.

Sarining Pertiwi

"Make Everything Possible"

📍

Alamat Resmi

Jl. Cerdas Desa Tusan, Banjarangkan, Klungkung, Bali

💬
🕒

Jam Operasional

Senin - Sabtu: 08.00 - 17.00 WITA